Gas Alam
A.
Pengertian
Gas
alam sering juga disebut sebagai gas Bumi atau gas rawa, adalah bahan bakar fosil berbentuk gas yang
terutama terdiri dari metana CH4).
Ia dapat ditemukan di ladang minyak,
ladang gas bumi dan juga tambang batu bara. Ketika gas yang kaya dengan metana diproduksi melalui
pembusukan oleh bakteri anaerobik
dari bahan-bahan organik selain dari fosil, maka ia disebut biogas. Sumber biogas dapat ditemukan di rawa-rawa, tempat pembuangan akhir sampah, serta penampungan kotoran manusia dan hewan.
B. Proses Pembentukannya
Ada 3 Teori yang menjelaskan cara terbentuknya minyak dan gas
bumi :
1.
Teori Biogenetik (Teori
Organik)
Pada teori ini, disebutkan bahwa minyak bumi dan gas alam
terbentuk dari beraneka ragam binatang dan tumbuhan yang mati dan tertimbun di
bawah endapan lumpur. Yang lalu endapan lumpur ini terbawa oleh arus sungai
menuju ke laut dan pada akhirnya mengendap di dasar lautan dan tertutup lumpur
dalam jangka waktu yang lama. Diakibatkan pengaruh waktu, temperatur tinggi,
dan tekanan lapisan batuan di atasnya, maka binatang dan tumbuhan yang mati
berubah menjadi bintik-bintik dan gelembung minyak atau gas.
2.
Teori Anorganik
Pada Teori ini, dijelaskan bahwa minyak bumi dan gas alam
terbentuk akibat aktivitas bateri. Unsur-unsur oksigen, belerang, dan nitrogen
dari zat-zat organik yang terkubur akibat adanya aktivitas bakteri, zat-zat
tersebut menjadi minyak bumi dan gas alam.
3.
Teori Duplex
Teori ini adalah gabungan dari Teori Biogenetik dan Teori
Anorganik. Teori ini menjelaskan bahwa minyak dan gas alam berasal dari
berbagai jenis organisme laut baik hewani maupun nabati. Akibat pengaruh waktu,
temperatur, dan tekanan, maka endapan Lumpur berubah menjadi batuan sedimen.
Batuan lunak yang berasal dari Lumpur yang mengandung bintik-bintik minyak
dikenal sebagai batuan induk (Source Rock). Selanjutnya minyak dan gas ini akan
bermigrasi menuju tempat yang bertekanan lebih rendah dan akhirnya terakumulasi
di tempat tertentu yang disebut dengan perangkap (Trap). Dalam suatu perangkap
(Trap) dapat mengandung (1) minyak, gas, dan air, (2) minyak dan air, (3) gas
dan air.
C.
Ekspor
Indonesia
masih mengekspor gas alam ke Negara Jepang, Korea Selatan, Taiwan, China, dan Singapura.
Indonesia juga menduduki peringkat ke 8
sebagai pengekspor Gas Alam yaitu sebanyak 38,670,000,000 m2
D.
Perusahaan
1)
PT Perusahaan Gas Negara
2)
Medco Energi
3)
Pertamina
4)
Vico Indonesia (Virginia
Indonesia Company)
5)
Shell Companies Indonesia
6)
Total E&P Indonesia
7)
Victory Oil Corporation
8)
Exxon Mobil Oil Indonesia
Inc.
9)
ENI Indonesia, Pt.
E.
Pemulihan Lingkungan
Pemisahan
Udara untuk Injeksi Nitrogen: Diagram alir umum ini menunjukkan blok-blok
proses yang biasa ditemui pada injeksi nitrogen. Air Products berpengalaman
dalam membangun pabrik pemisahan udara di lokasi terpencil yang tidak memiliki
utilitas umum, sehingga memerlukan "pulau utilitas" mandiri. Air
Products dapat menyediakan pabrik pemisahan udara dan sistem utilitas.
Diagram
alir umum ini menampilkan blok proses pada Nitrogen Recovery Unit (NRU) yang
dapat dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Pabrik ini membuat
hidrokarbon Anda layak dijual. Nitrogen yang dibuang dapat dibuang atau didaur
ulang untuk enhanced oil recovery. Air Products memiliki NRU untuk memenuhi
kebutuhan Anda.
Di
ladang yang mengandung minyak dan gas, injeksi nitrogen mempertahankan tekanan
sumur, sehingga gas alam, cairan gas alam, (NGL), dan minyak mentah dapat
segera dijual. Beberapa proyek membutuhkan kemampuan untuk memisahkan nitrogen
dari gas ladang untuk peningkatan Btu; unit penolakan nitrogen memenuhi tujuan
ini.
F. Daerah Penghasil
a. Ladang Arun ,
Lhokseumawe, NAD è PT. ARUN LNG COMPANY
b. Krueng Geukuh,
Nanggröe Aceh Barôh (kabupaten Aceh Utara) è PT EXXON MOBIL
c. Lepas Pantai Laut
Jawa dan Kawasan Cirebon , JABAR è PERTAMINA
d. Daerah Cirebon dan
Cilegon è PERTAMINA
e. Pendopo, Sumsel è PT STANVAC INDONESIA
f.
Bontang, Kaltim è CHEVRON
Video


