PERSEBARAN
FLORA DI INDONESIA
Pada zaman glasial, kepulauan Indonesia secara geologi
merupakan pertemuan antara lempeng Asia dan lempeng Australia. Kepulauan
Indonesia yang bersatu dengan lempeng Asia antara lain Kalimantan, Sumatra dan
Jawa kemudian daratan ini disebut sebagai Dangkalan Sunda. Kepulauan Indonesia
yang bersatu dengan Australia antara lain Papua, daratan ini kita sebut sebagai
Dangkalan Sahul. Sedangkan kepulauan Indonesia yang tidak termasuk lempeng Asia
dan Australia adalah Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Keadaan ini
menyebabkan adanya keaneragaman flora dan fauna di Indonesia.
Secara umum persebaran flora di Indonesia terdiri atas
tiga kawasan utama, yaitu subregion Indonesia-Malaysia di bagian barat,
Kepulauan Wallacea (Sulawesi, Nusa Tenggara, Timor, dan Maluku) di bagian
tengah, dan subregion Australia di bagian timur. Agar lebih spesifik, kita bisa
membaginya menjadi 4 wilayah yakni daerah Sumatra-Kalimantan, daerah Jawa-Bali,
Daerah Wallacea dan Daerah Papua.
- FLORA SUMATRA-KALIMANTAN
Secara umum
wilayah sumatra dan kalimantan memiliki iklim hujan tropis dimana memiliki curah
hujan dan kelembaban udara yang tinggi.
Flora yang hidup didaerah ini antara lain kayu meranti (Dipterocarpus), damar, berbagai jenis anggrek, jenis lumut, cendawan (jamur), hutan bakau dan paku-pakuan.
Flora yang hidup didaerah ini antara lain kayu meranti (Dipterocarpus), damar, berbagai jenis anggrek, jenis lumut, cendawan (jamur), hutan bakau dan paku-pakuan.
2. FLORA JAWA-BALI
Kondisi
iklim di daerah jawa-bali sangatlah bervariasi. Semakin ke timur, curah hujan
di daerah ini akan semakin berkurang. Wilayah Jawa Barat didominasi oleh tipe
iklim hutan hujan tropis (Af) dan iklim muson tropis (Am). Sedangkan di wilayah
timur, akan dijumpai iklim sabana tropis (Aw), terutama di daerah Bali. Adapun
flora yang hidup di daerah ini antara lain pohon jati, pinus dan cemara.
c. 3. FLORA KEPULAUAN WALLACEA
Kepulauan
wallacea meliputi Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan
Kepulauan Maluku. Daerah ini memiliki kelembaban udara yang rendah, kecuali
kepulauan Maluku.Adapun flora yang hidup di daerah ini antara lain vegetasi
sabana dan stepa tropis di wilayah Nusa Tenggara, vegetasi hutan pegunungan di
sekitar Sulawesi dan vegetasi hutan campuran di wilayah Maluku dengan jenis
rempah-rempah, seperti pala, cengkeh, kayu manis, kenari, kayu ebony, dan
lontar.
d.
4.FLORA PAPUA
Sebagian
besar kondisi iklim di wilayah Papua didominasi oleh tipe iklim hujan tropis
(Af) sehingga jenis vegetasi yang menutupi kawasan ini adalah hutan hujan
tropis. Jenis floranya sangat khas antara lain pohon rasamala dan eucalyptus.
PERSEBARAN FAUNA DI INDONESIA
Keanekaragaman dan perbedaan fauna di Indonesia
dipengaruhi oleh keadaan alam, gerakan hewan dan rintangan alam. Fauna atau
dunia hewan di Indonesia digolongkan menjadi tiga kelompok berdasarkan
pengelompokan oleh Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber. Secara
ringkas tiga kelompok fauna di Indonesia adalah Sebagai berikut :
a) FAUNA TIPE ASIATIS
Fauna ini menempati bagian barat Indonesia
sampai Selat Makasar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis
hewan menyusui yang besar seperti gajah (Elepahasmaximus sumatranus),
harimau (Panthera tigris), badak (Rhinoceros sondaicus),
beruang (Helarctos malayanus), orang utan (Pongo phygmaeus).Fauna
endemik di daerah ini adalah, badak bercula satu di Ujung kulon Jawa
Barat, Beo Nias (Gracula religiosa robusta) di Kabupaten Nias,
Bekantan/Kera Belanda (Nasalis larvatus) dan Orang Utan di Kalimantan
(Pongo phygmaeus) .
b) FAUNA TIPE AUSTRALIS
Fauna ini
menempati bagian timur Indonesia meliputi Papua dan pulau-pulau di sekitarnya.
Di daerah ini tidak didapatkan jenis kera, binatang menyusuinya kecil-kecil dan
jumlahnya tidak banyak. Di daerah ini terdapat jenis hewan
seperti burung kasuari (Casuarius casuarius), cendrawasih (Paradisaea
rudolphi), kakatua (Cacatua moluccensis).
c)
FAUNA TIPE PERALIHAN
Terdapat di bagian
tengah Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara. Hewan yang ada di
daerah peralihan ini sering disebut sebagai hewan asli Indonesia dan merupakan
hewan endemik yang tidak dapat ditemui di negara lain.
Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti komodo (Varanus komodosiensis), babi rusa (Babyrousa babirussa), anoa daratan (Bubalus depressicornis) dan burung maleo (Macrocephalon maleo).
Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti komodo (Varanus komodosiensis), babi rusa (Babyrousa babirussa), anoa daratan (Bubalus depressicornis) dan burung maleo (Macrocephalon maleo).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar